Minggu, 22 November 2015

Kesemutan Pada Tangan (Jari)

Setelah menjalani sebagai full Mommy, rasanya tak lepas dari rasa lelah.. tapi lelah yang bahagia karena dapat merawat anak dan suami. rutinitas yang ada menuntut untuk bergerak terus dan akhirnya tangan kanan mengalami kesemutan yang tiada henti.. kesemutan ini menyerang jempol, jari telunjuk, jari tengah dan setengah jari manis. Rasanya seperti mati rasa tak dapat meraba apapun..

Setelah mencari di google, akhirnya mendapati seperti ini:
Sindrom lorong karpal (Carpal Tunnel Syndrome, disingkat CTS) adalah penyakit di pergelangan tangan karena saraf yang tertekan dan menimbulkan gejala nyeri, mati rasa, dan parestesia (kesemutan atau seperti terbakar). Saraf yang tertekan adalah saraf median yang terentang antara lengan bawah dan telapak tangan di dalam lorong karpal
Penyakit ini tampaknya disebabkan oleh kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Faktor-faktor predisposisinya mencakup diabetes, obesitas, kehamilan, dan penggunaan tangan untuk bekerja berat atau bekerja dengan alat-alat yang bergetar. Namun, tidak terdapat cukup bukti klinis yang membuktikan bahwa penggunaan tangan yang lebih ringan atau berulang-ulang dapat menyebabkan sindrom lorong karpal.


Gejala utama CTS ialah mati rasa yang kadang-kadang timbul pada ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan setengah lingkaran jari manis. Mati rasa ini sering kali terjadi pada malam hari, dan diduga terjadi berkaitan dengan pergelangan tangan yang tertekuk pada saat tidur. Posisi tidur, seperti tidur miring, dapat menjadi faktor terkait. CTS yang berkepanjangan dapat mengakibatkan kerusakan permanen saraf dengan gejala mati rasa yang terus-menerus, atropi otot di pangkal ibu jari, dan kesulitan menggerakkan ibu jari.
Perawatan yang umum dilakukan ialah penggunaan bidai pergelangan tangan, yang mencegah pergelangan menekuk ketika tidur dan suntikan kortikosteroid. Satu-satunya perawatan yang secara ilmiah terbukti dapat mengobati penyakit ini adalah pembedahan untuk memotong ligamen silang karpal. (sumber: Wikipedia)

Wahhhhh... membaca ini badan langsung lemes, masa seh kena CTS???
karena penasaran akhirnya saya memutuskan untuk periksa ke dokter umum. Kata dokter sendi saya hanya kelelahan saja maka saya diberikan vitamin B dan obat nyeri sendi. namun.. setelah 2 minggu tak kunjung sembuh.. Yah sudahlah, pasrah saja yang penting fokus mengurus anak dan suami..
Seminggu kemudian Kinan (anak saya) mengalami merah-merah di lengannya dan kinan rewel sangat hari itu. saya dan suami membawa kinan ke dokter spesialis anak dan ternyata kinan terkena alergi. Nah sexan tuh saya curhat kalo jari-jari saya mengalami kesemutan yang tak kunjung hilang, Dokter spesialis anak tersebut menjelaskan kalo saya kekurangan zat besi karena saya ibu menyusui.. well, kemudian saya diresepkan vitamin zat besi dan alhamdulillah berangsur-angsur kesemutan itu hilang.. 

so, jangan terlalu gampang mengambil kesimpulan tanpa konsultasi dulu ke ahlinya, still positif thingking ^^.

Sabtu, 21 November 2015

The first - Berbagi Pengalaman Kehamilan

The first..

ini tulisan pertama blogku.. mmhhh, enaknya ngomongin apa yah?
sekarang karirnya sebagai full mommy bahasa kerennya Ibu rumah Tangga, dan ststusnya Mahmud abbas ( mamah muda anak baru satu ).
mungkin lebih enaknya ngomongin tentang kehamilan yak.. :) *akhirnya dapat ide

4 bulan setelah menikah akhirnya mendpatkan anugerah dari Allah. Pada awal kehamilan badan rasanya lemes luar binasa, rasanya seperrti masuk angin dan mual sangat. di usia kandungan 4 minggu badan pun tumbang dan harus opname selama 3 hari di rumah Sakit surabaya karena tak ada makanan dan minuman yang bisa masuk. sebelum opname sehari semalam muntah-muntah wajah sampe pucet, akhirnya menyerah di infus juga.



warna cairan infusnya pink, karena isinya multivitamin, di RS pun tak lepas dari aksi jackpot. namun, insyaallah semua dilewati dengan senyuman. seminggu kemudian balik ke jogja untuk menghadiri wisuda dan hal yang sama pun terulang! 2 hari opname di panti rapih yogyakarta. Kalau ingat kejadian itu sedih asem asin, karena suami mesti bolak balik surabaya-yogyakarta, mamak pun di import dari sumbawa untuk menemani diriku. efek dari semua itu jadi enggak makan nasi karena mual banget apalagi dengan lauk pauk yang berbumbu. alhasil diriku like a bule makannya kentang, ubi, ayam goreng, sayur bayam. 
akan tetapi, namanya juga orang Indonesia yah gak doyan tanpa nasi. 

Back to Surabaya, saya dan suami hanya tinggal berdua di surabaya tanpa keluarga satu pun. Jadi semuanya serba sendiri dan kami baru di surabaya..
alhamdulillah menginjak kehamilan 20minggu, mualnya sedikit demi sedikit menghilang dan belajar untuk makan nasi lagi (horeeee). 
selama kehamilan, aku bener-bener menjaga pola makan dan apa yang dimakan, takut bayinya gemuk. oiya, yang mengatakan minum air es buat bayinya besar tuh mitos! saya minum air es dari awal hamil hingga melahirkan bayinya 3kg. yahhhh, bakal besar seh klo minum es nya ada tambahannya.. misal neh es campur, es sirup, es oyen, es de (lhooo.. kok jadi haus yah)

menginjak HPL, dedek diperut belum ada reaksi sama sekali.. akhirnya ketika hari HPL pun tiba saya dan suami memeriksakan diri, hasilnya posisi bayi tengadah makanya belum terjadi kontraksi walaupun dipaksa akan sulit untuk melahirkan secara normal. wajah pasrah pun tersirat diraut wajah kami yang semi kece :p
hari kami periksa tuh jumat malam, sabtu rumah sakit tutup. so, dokter menyarankan untuk senin saja ke RS, namun bila terjadi kontraksi segera ke ugd saja. huft, ahirnya senin pun tiba saya dan suami ke RS. Alhamdulillah setelah di usg ulang hasilnya posisi dedek bayi udah bagus dan siap dilahirkan dan ternyata diriku udah pembukaan 3 (tapi sama sekali gak sakit lho..). Masuk ruang bersalin, di injeksi obat perangsang jam13.00 dan jam15.05 dedek bayi lahir ke duania..

namun ada hal yang kurang mengenakkan yaitu luka jahitan pasca melahirkan tak kunjung sembuh padahal dah sebulan lebih.. tersiksa banget! susah duduk, tisur ato pun beraktifitas.
akhirnya kami ke dokter untuk periksa dan diberi obat tabur Nebacetin. alhamdulillah berangsur-angsur membaik. total membutuhkan 2bulan 15 hari untuk sembuh padahal teman-temanku 2minggu juga uda sembuh.

yappp.. inilah akhir cerita, intinya semua jalan cerita udah di atur sama Allah, aku selalu percaya Allah selalu menyiapkan yang terbaik untuk umat-Nya.. ikuti alur, mengalir indah and dont forget sedekah :)

c u next time.. semoga ini bukan tulisan pertama dan terkahir.. hihihi